VOCAL ANAESTHESIA

Card image

Saya percaya bahwa salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi di kamar bedah adalah memastikan bahwa setiap orang memiliki tujuan yang sama setiap saat. Cara ini akan sangat membantu staf kamar bedah, dan meningkatkan rasa percaya pasien terhadap dirinya maupun terhadap dokter yang merawatnya untuk tindakan bedah. Prabedah, pada kunjungan pertama di poliklinik saya akan menginisiasi komunikasi rutin dengan pasien maupun keluarganya, bahwa  tindakan akan dilakukan di ruang steril dengan standar terbaik dengan menggunakan mikroskop dan mesin fakoemulsifikasi terbaik untuk keamanan tindakan bedah. Dengan mengkomunikasikan hal-hal tersebut akan membantu pasien merasa nyaman dan tenang serta mempercayakan sepenuhnya keamanan tindakan bedah pada matanya. Bayangkan jika salah satu pihak diantara kita salah melakukan komunikasi kepada pasien, maka penjelasan yang super canggih dari dokter akan runtuh seketika menyebabkan pasien berpikir ulang untuk melakukan tindakan bedah di rumah sakit kita. Dengan komunikasi yang baik, pasien akan lebih merasa leluasa membicarakan ketidaknyamanan, yang akan membantu meningkatkan ketenangan dan sikap kooperatif selama tindakan bedah berlangsung. Laksana crew-penerbangan/pramugari yang selalu selalu membacakan scripted-announcement kepada penumpang sebelum pesawat take-off; lakukanlah komunikasi rutin terstruktur untuk menjamin pasien well-informed atas hasil tindakan bedah di kamar bedah.

Saya akan menagatakan kepada pasien, “Saat operasi, ibu/bapak akan tahu kehadiran saya, dan saya akan berusaha agar selama tindakan ibu/bapak tidak merasakan sakit, dengan bius tetes yang kami berikan. Jika ada sesuatu yang membuat tidak nyaman, silahkan memberitahu kami dan kami akan menangani-nya dengan baik. Cahaya mikroskop akan menyilaukan, dan itu bisa segera kami sesuaikan agar intensitas cahaya mikroskop tidak terlalu mengganggu kenyamanan selama operasi. Jika masih dirasakan nyeri, saya akan memberikan tetes anestesi tambahan agar nyaman. Selama operasi diharapkan melihat kearah cahaya mikroskop. Seluruh prosedur akan dilakukan  sesingkat mungkin.

Komunikasi sebagaimana diatas, bisa diulang2 selama tindakan operasi, tergantung pada tingkat ansietas pasien. Lakukan dengan kata2 kalimat jelas dan kalimat yang terpilih untuk membantu efek psiokologis dan sekali waktu sampaikan bahwa operasi sejauh ini berjalan lancar. Sekali anda memberikan kata atau kalimat buruk disertai intonasi emosi, jangan harap terbina komunikasi efektif, bahkan sangat mungkin pasien akan “metastase’ ke lain dokter.

Jika terjadi komplikasi, sampaikan bahwa operasi memerlukan “waktu” dari biasanya. Setiap orang dikamar bedah akan menyadari bahwa ini adalah isyarat untuk memepersiapkan isntrumen tambahan seperti vitrektomi antertior, VPP dll.

Sewaktu2 kita memerlukan alat bantu dengan speaker earphone terpasang. Sebuah microphone bisa dipasang di masker bedah operator, sehingga pasien “hanya” mendengar suara operator. Untuk pasien-pasien dengan gangguan pendengaran berat bisa didesain kode khusus prabedah. Misal menyentuh hidung pasien berarti “lihat lurus cahaya mikroskop”; menyentuh dahi pasien berarti “jangan bergerak”; menyentuh bahu pasien berarti “operasi selesai dan berlangsung baik”.

Tidak ada anestesi local se-aman dan se-efeketif VOCAL_LOCAL atau VOCAL-ANAESTHESIA.