Lasik Center

...

Laser assisted in situ keratomileusis atau LASIK, merupakan prosedur bedah yang dilakukan untuk mengobati myopia, hiperopia dana astlgmat. Prosedur  LASIK menggunakan instrumen bedah mikro dan energi laser. Pada kasus miopia, energi laser melepaskan jaringan tengah permukaan kornea sehingga lengkung kornea menjadi lebih datar dan dengan demikian memfokuskan berkas cahaya pada retina sehingga obyek yang terlihat menjadi lebih jelas. Pada kasus hiperopia, energi laser melepaskan jaringan pinggir kornea sehingga kornea  menjadi  lebih  lengkung. Prinsipnya energi  laser  bekerja merubah kelengkungan kornea.

Untuk  maksud  tersebut,  lapisan  stroma  kornea  (terletak dibawah  epitel)  harus  terbuka  melalui  pembuatan  flap  kornea sehingga energi laser dapat bekerja pada lapisan stroma LASIK dapat mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian kacamata dan lensa kontak, dan pada banyak kasus tidak lagi memerlukan kacamata atau lensa kontak.  

Berdasarkan hasil penelitian Aerican Academy of Ophthalmol- ogy,  tujuh  dari  10  pasien yang  menjalani prosedur LASIK mencapai tajam penglihatan 20/20, walaupun demikian tajam  penglihatan  20/20 tidak selalu berarti  tajam penglihatan yang sangat sempurna.  Jika  tindakan LASIK dilakukan pada saat usia kurang lebih 45 tahun LASIK dapat mengkoreksi tajam penglihatan jauh, tetapi pasien tetap memerlukan kacamata baca untuk  penglihatan dekat.